
KEDIRI – Yayasan Islam Sejahtera bersama seluruh unit pendidikan di bawah naungannya telah sukses menyelenggarakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang bertema “Menumbuhkan Rasa Cinta Belajar dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj” ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026 di lingkungan Pondok Pesantren Mazroatul Lughoh dan diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari siswa, guru, staf, wali murid, serta tamu undangan.
Acara ini merupakan bentuk kolaborasi erat antara TK Emas Besari, SD Excellent Class BPPI Cokroaminoto, SMP Islam Sejahtera, SMP Tahfidz AL Qomar, MA Sejahtera, dan Pondok Pesantren Mazroatul Lughoh. Tujuannya adalah untuk mengedukasi siswa tentang makna spiritual Isra Mi’raj, menyalurkan bakat seni Islami, serta memperkuat tali ukhuwah antar seluruh civitas akademika yayasan.
Rangkaian acara dibuka dengan “Gema Seni Islami”, sebuah pentas bakat yang menampilkan kreativitas siswa dari berbagai jenjang. Dilanjutkan dengan sesi Istighosah dan Doa Bersama yang berlangsung khidmat. Puncak acara adalah Mauidzah Hasanah yang disampaikan oleh Kyai Najmudin Emha dengan tema “Adab Sebelum Ilmu”. Ceramah ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari seluruh peserta, terutama wali murid, dan memberikan pencerahan tentang integrasi antara ilmu pengetahuan dan akhlak mulia.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Islam Sejahtera, Bapak Muntoha, S.Pd, beserta Pengasuh Ponpes Mazroatul Lughoh, K.H. Moh Qomar, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Mereka menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya sekadar ritual peringatan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen menjalankan salat lima waktu dan meningkatkan kecintaan belajar dalam bingkai iman.
Ketua Pelaksana kegiatan, M. Dhoifil Miftah, S.Pd.I, dalam laporannya menyatakan bahwa acara berjalan lancar dan sukses mencapai tujuannya.
“Kolaborasi antar unit pendidikan ini adalah bukti nyata semangat kebersamaan kita. Meski ada beberapa catatan evaluasi teknis untuk perbaikan di masa depan, secara keseluruhan antusiasme dan partisipasi masyarakat sangat membanggakan,” ujarnya.
Beberapa hal menjadi catatan keberhasilan kegiatan, di antaranya tingginya animo kehadiran, terselenggaranya pentas seni yang meriah, serta tersampaikannya pesan spiritual dengan efektif oleh narasumber. Panitia juga telah melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan di tahun-tahun mendatang, terutama dalam hal koordinasi, kesiapan perlengkapan, dan pengawasan peserta.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah makan siang, mencerminkan kehangatan dan kekeluargaan yang terjalin di lingkungan Yayasan Islam Sejahtera. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk senantiasa meneladani nilai-nilai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, serta memupuk semangat belajar dan berprestasi dengan landasan iman dan taqwa.
Berita ini disusun oleh Sekretaris Panitia, Nur Ariyanti, S.Si, untuk publikasi dan dokumentasi Yayasan Islam Sejahtera.





