
KEDIRI – Pondok Pesantren Mazro'atul Lughoh sukses menggelar acara Pembukaan Program dalam Rangka Menyambut Bulan Ramadhan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan yang bertempat di Aula MA Sejahtera Pare ini diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta pengurus pondok dengan penuh antusias. Mengusung spirit persiapan diri menyambut bulan penuh berkah, acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan pengetahuan seputar ibadah puasa.
Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini merupakan inisiatif pengurus pondok untuk memantik kesiapan spiritual santri dalam menghadapi Ramadhan. Sebelum acara dimulai, suasana khidmat dan meriah telah terasa dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh Tim Sholawat Syifaul Qulub, menggugah semangat para hadirin untuk menyambut tamu agung, bulan Ramadhan.
Rangkaian kegiatan dipandu dengan apik oleh dua MC muda berbakat, Ananda Luthfiani Assyifa dan Sefty Maliyah Anggraeni, yang berhasil membawakan acara dengan lancar dan penuh percaya diri. Acara resmi dibuka, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang khusyuk oleh Santriwati Kharaina Ratu Azipa.
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Santriwati Kharaina Ratu Azipa
Tausiyah Ramadhan oleh Bapak H. Moh. Bachrudin Muhadi, M.Pd.
Puncak acara adalah tausiyah menyambut Ramadhan yang disampaikan oleh penceramah undangan, Bapak H. Moh. Bachrudin Muhadi, M.Pd. Dengan bahasa yang lugas dan penuh hikmah, beliau mengajak para hadirin merenungkan sebuah pertanyaan mendasar:
"Mengapa Allah mewajibkan umat Muhammad berpuasa di Bulan Ramadhan?"
Dalam tausiyahnya, Bapak H. Moh. Bachrudin Muhadi, M.Pd. menjelaskan bahwa di balik kewajiban tersebut tersimpan nilai manfaat yang luar biasa bagi manusia. Karena Allah tidak butuh ibadah manusia, justru manusialah yang membutuhkan Allah. Beberapa manfaat puasa yang disampaikan antara lain sebagai alat untuk mengukur tingkat keimanan (karena puasa merupakan ibadah sirri yang hanya Allah yang tahu), sebagai jalan meraih ketakwaan sesuai QS. Al-Baqarah ayat 183, sebagai sarana kembali menjadi manusia yang fitrah (mengingat manusia adalah tempatnya dosa dan lupa), serta sebagai perisai yang menjauhkan umat Muhammad dari api neraka.
Beliau juga menegaskan betapa agungnya puasa Ramadhan di sisi Allah, hingga disebutkan bahwa membatalkan satu hari puasa Ramadhan tanpa uzur syar'i tidak akan bisa digantikan walau dengan puasa setahun penuh. Di akhir ceramahnya, beliau memberikan pesan kepada santriwan dan santriwati tentang adab menjaga pandangan. "Jika engkau tidak sengaja berjumpa dengan seseorang yang menggerakkan pandanganmu, ucapkanlah dalam hati, 'Subhaanalladzi khalaqahu bikholuqin hasan' (Maha Suci Allah yang menciptakannya dengan akhlak yang baik)," pesannya, mengajak para santri untuk senantiasa memohon perlindungan Allah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bapak H. Moh. Bachrudin Muhadi, M.Pd., memohon kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan, keistiqomahan, dan keberkahan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan nanti. Suasana haru dan khidmat pun menyelimuti Aula MA Sejahtera, menjadi pertanda bahwa hati para santri telah mulai terpaut untuk menyambut kedatangan bulan penuh ampunan.
Tim Sholawat Syifaul Qulub
Ketua Panitia Pelaksana, M. Hasan Amrullah H.E., dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia menyebut bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter santri yang siap lahir dan batin memasuki Ramadhan.
"Kami melihat antusiasme santri sangat tinggi. Penampilan Tim Sholawat Syifaul Qulub dan kepiawaian MC muda kita juga menambah semarak acara. Semoga tausiyah dari Pak Bachrudin menjadi bekal berharga bagi kita semua," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa panitia akan melakukan evaluasi kecil terkait teknis pengondisian peserta agar kegiatan serupa di masa mendatang bisa berjalan lebih tertib dan lancar, meskipun secara keseluruhan acara berjalan sesuai dengan rundown yang telah direncanakan.
Acara ditutup dengan ramah tamah, mencerminkan kehangatan dan kekeluargaan yang terjalin di lingkungan Pondok Pesantren Mazro'atul Lughoh. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan seluruh keluarga besar pondok dapat memasuki bulan Ramadhan dengan bekal ilmu dan semangat ibadah yang membara, serta senantiasa menjunjung tinggi adab dan akhlak dalam setiap langkah.
Berita ini disusun oleh Kaleksanan Ilham Hakqi Massani, Sekretaris Panitia, untuk publikasi dan dokumentasi Pondok Pesantren Mazro'atul Lughoh.






